Kata-Kata yang Membingungkan dalam Bahasa Inggris, Bagian 1: Affect vs. Effect, Say vs. Tell, dan Lainnya...

Dernière mise à jour : il y a 3 jours

Bahasa Inggris memiliki banyak kata yang tampak mirip tetapi artinya berbeda, dan itu bisa membingungkan. Dalam artikel ini, saya akan meluruskan beberapa kebingungan yang umum dan memberikan tips sederhana untuk mengingat perbedaannya!
Affect vs. Effect
Affect (kata kerja): Memengaruhi atau menyebabkan perubahan.
The weather can affect my mood.
Dalam contoh ini cuaca menyebabkan perubahan pada suasana hati saya. Kita belum tahu hasilnya, hanya bahwa saya merasakan dampak dari cuaca.
Effect (kata benda): Hasil atau akibat dari suatu tindakan.
Thanks to the effects of today’s bad weather, I’m feeling a bit tired and hopeless.
Dalam contoh ini kita melihat apa hasilnya. Apa yang dilakukan cuaca kepada saya? Cuaca membuat saya merasa lelah dan putus asa.
Affect (kata kerja): Memengaruhi atau menyebabkan perubahan.
The new policy is going to affect the students the most.
Dalam contoh ini kita sekarang membicarakan siapa yang akan mengalami perubahan akibat kebijakan itu. Begitu kebijakan diterapkan, para siswalah yang akan merasakan perbedaannya. Kita belum tahu hasilnya.
Effect (kata benda): Hasil atau akibat dari suatu tindakan.
The new policy had a positive effect on students.
Dalam contoh ini kita melihat apa hasil dari kebijakan baru tersebut. Kita membicarakan betapa positifnya perasaan para siswa sekarang karena kebijakan itu.
Tips: Anggaplah "Affect" sebagai “Action” (tindakan; keduanya diawali huruf "A") yang memulai sebuah perubahan. Anggaplah "Effect" sebagai “End Result” (hasil akhir; keduanya diawali huruf "e") yang muncul setelah perubahan.
Iklan
Say vs. Tell
Say (kata kerja): Dipakai saat membicarakan kata-kata yang diucapkan tanpa menyebutkan kepada siapa kata-kata itu ditujukan.
She said she was tired.
Dalam contoh ini “she” berbicara tentang rasa lelahnya, tetapi tidak ditujukan langsung kepada siapa pun. Ini komentar yang bersifat umum.
Tell (kata kerja): Dipakai saat menyebutkan siapa yang menerima informasi.
She told me she was tired.
Dalam contoh ini “she” berbicara langsung kepada “me”. Saya menerima informasi yang diucapkan, sifatnya spesifik, bukan umum.
Tips: "Tell" selalu membutuhkan orang yang menerima tindakan (mis. tell someone), tetapi "Say" tidak.
Lie vs. Lay
Lie (kata kerja): Beristirahat atau berbaring (tidak membutuhkan objek).
I need to lie down for a while.
Dalam contoh ini "I" membicarakan perlunya beristirahat. Saya ingin berbaring, kemungkinan di tempat tidur atau sofa, dan rehat sejenak.
Lay (kata kerja): Meletakkan sesuatu (membutuhkan objek).
Lay the book on the table.
Dalam contoh ini "the book" diletakkan di atas meja. Buku itu tidak sedang bersantai seperti "I" pada contoh sebelumnya, buku itu hanya dipindahkan. Bukulah objek yang menerima kata kerja tersebut.
Tips: "Lay" membutuhkan objek, sedangkan "Lie" tidak.
Then vs. Than
Then (kata keterangan): Merujuk pada waktu atau rangkaian peristiwa.
We went to the park, then we ate lunch.
Dalam contoh ini kita membicarakan apa yang terjadi setelah pergi ke taman. Pertama kita pergi ke taman, setelah itu kita makan siang.
Than (konjungsi): Dipakai untuk perbandingan.
She is taller than her brother.
Dalam contoh ini kita membandingkan tinggi badan dua orang. Dia lebih tinggi dibandingkan saudara laki-lakinya.
Tips: "Then" berkaitan dengan waktu, sedangkan "Than" untuk perbandingan.
Who vs. Whom
Who (subjek): Dipakai untuk merujuk pada orang yang melakukan tindakan.
Who is calling me?
Dalam contoh ini "who" adalah yang melakukan tindakan menelepon.
Whom (objek): Dipakai untuk merujuk pada orang yang menerima tindakan.
To whom should I send this email?
Dalam contoh ini "whom" menerima tindakan pengiriman email.
Tips: Jika kamu bisa menggantinya dengan "he/she," pakai "Who." Jika kamu bisa menggantinya dengan "him/her," pakai "Whom."
Mempelajari perbedaan-perbedaan ini butuh waktu, tetapi berlatih dengan kalimat nyata akan membantu! Pantau terus artikel blog berikutnya yang akan membahas lebih banyak lagi kata-kata yang membingungkan ini. (Bagian 2, 3, dan 4 sudah terbit!)
Sampai saat itu, apakah kamu kesulitan dengan salah satu kata ini? Punya saran kata apa saja yang sebaiknya saya masukkan di artikel berikutnya? Beri tahu saya di kolom komentar!
Artikel ini awalnya ditulis dalam bahasa Inggris oleh Thomas. Terjemahan disediakan oleh AI. Untuk membaca artikel asli dalam bahasa Inggris, ubah bahasa situs web ke bahasa Inggris.